Cara Agar Tempat Cuci Piring Bebas Bakteri

tempat-cuci-piring-bebas-bakteri

Dapur merupakan tempat penting bagi wanita tepatnya ibu rumah tangga. Nah tentu kita menginginkan dapur yang “berapi” bukan? . Waduh dapur kok berapi? Bisa-bisa nanti kebakaran dong? Tenang, maksud berapi disini hanya sekedar selogan. Agar ketika kita ingat dapur langsung teringat kata “berapi”. Yang maksudnya adalah bersih, rapi dan terakhir pintar. Wah dapur kok harus pintar yah? Sebenarnya bukan dapurnya yang harus pintar, tapi penghuni dapurnya yang harus ekstra pintar dalam menata dapur dengan semaksimal mungkin agar menambah semangat ketika hendak memasak.

Nah salah satu kepintaran itu adalah merawat dan memperhatikan tempat cuci piring agar tetap terawat. Tempat ini adalah tempat yang sangat rentan munculnya bakteri yang berasal dari sisa-sisa makanan sehingga menempel di perabotan dapur. Apabila kita mengabaikan bakteri-bakteri itu maka dapat menimbulkan:

  • Berbagai macam penyakit mulai bersarang.
  • Tempat cuci piring terlihat kusam dan dekil.
  • Sisa-sisa makanan yang menempel akan susah dibersihkan.
  • Semut-semut akan mulai membentuk barisan.
  • Rasa malas untuk berlama-lama didapur mulai berkurang apalagi mencuci piring dengan keadaan tempat cuci piring yang kurang menyenangkan.

Untuk mengatasi hal demikian, para ibu rumah tangga tidak perlu khawatir dan panik. Dan tak perlu merogoh kocek yang dalam. Cukup gunakan bahan-bahan alami agar tidak merusak tempat cuci piring itu sendiri. Namun bisa juga menggunakan bahan kimia yang sesuai standartnya.

Ada berbagai macam bahan tempat cuci piring, diantaranya ada yang menggunakan keramik, semen, bahkan stainless steel. Namun cara membersihkannya hampir sama.

Adapun caranya adalah sebagai berikut :

  1. Bersihkan tempat cuci piring dengan menggunakan kain dan sikat. Gosok setiap sudut tempat cuci piring. Jangan lupa cuci juga saringan tempat cuci piringnya. Dianjurkan untuk melakukannya setiap selesai memasak.
  2. Kemudian Siram tempat cuci piring dengan air panas agar makanan yang berminyak atau mengandung lemak dapat hilang dan menghilangkan bau tak sedap. Hal ini dapat dilakukan seminggu sekali. Sebaiknya di waktu weekend
  3. Lalu Taburi baking soda agar noda-noda yang sudah lama menempel mudah untuk dibersihkan jika pada langkah awal belum bersih.
  4. Selain itu kita juga dapat menggunakan Cuka yang dicampurkan dengan air. Lalu gosok dengan spons dengan arah melingkar ataupun searah. Lalu bilas dan keringkan tempat cuci piring. Biasanya setelah kering akan tercium aroma cuka, untuk mengatasinya gunakan perasan jeruk lemon dan gosok kembali. Hingga tempat cuci piring terlihat bersih, rapi, wangi. Untuk mengilapkannya bila dari steinless dapan mengoleskan minyak zaitun. Lakukan hal ini setiap 2 kali seminggu. Agar hasilnya lebih maksimal.
  5. Nah untuk hal terakhir, gunakan boraks dan air panas untuk membersihkan saluran pembuangan tempat cuci piring agar tidak tersumbat. Caranya mudah, cukup campurkan boraks bersama air panas. Kemudiankan siramkan, dengan demikian saluran pembuangan tempat cuci piring selalu bersih dan tidak ada penyumbatan. Namun ingat tetap memisahkan terlebih dahulu sisa-sisa makanan agar air tempat cuci piring tidak sumbat dan menggenang.

Mudah kan untuk menciptakan tempat cuci piring bebas bakteri seperti yang di idamankan. Jadi, masih malas-malasan untuk mencuci piring? Atau gak betah lama-lama di tempat cuci piring karena tumpat, banyak nyamuk, kusam, dekil, bau, noda membandel dan susah dibersihkan? Ingat, hadist yang mengatakan kebersihan itu sebagian dari iman. Tunggu apa lagi, silakan dicoba. Semoga artikel ini bermanfaat.

Advertisement

No comments.

Leave a Reply