Sistem Indra Manusia Dan fungsinya (Reseptor Beserta Contohnya)

Sistem Indra Manusia Dan fungsinya (Reseptor Beserta Contohnya)

Sistem Indra Manusia Dan fungsinya (Reseptor Beserta Contohnya) – Sistem Indra, Pernahkah kalian tertusuk duri? Atau pernahkah kalian merasakan panasnya api? Bagaimanakah rasanya? Sakit Bukan? Kita dapat merasakan panas dan dinginya udara di sekitar, kita dapat melihat berbagai bentuk dan warna- warni benda yang ada disekeliling, dan kitapun dapat mendengar alunan musik yang indah, serta dapat merasakan manis, asin, dan lezatnya makanan yang kita santap. 
Ini semua terjadi karena dalam tubuh kita terdapat alat indra yang menjadi penghubung antara tubuh dengan dunia luar.
Indra Merupakan jutaan reseptor sistem saraf, yang berupa struktur khusus, dan tersusun atas serabut saraf. Fungsi indra adalah menerima stimulus dari lingkungan luar ataupun dalam.Selanjutnya stimulus ini diubah menjadi impuls yang merambat melalui sel saraf menju sistem saraf pusat.
Pada manusia, terdapat lima indra, yaitu indra penglihatan (mata), pendengar (telinga), pembau (hidung), pengecap (lidah) dan peraba (kulit).
Sistem Indra Manusia Dan fungsinya (Reseptor Beserta Contohnya)
Suatu reseptor dapat berfungsi sebagai pengubah bentuk energi, yaitu mengubah rangsang menjadi energi elektrokimia impuls saraf atau sebagai pembangkit potensi aksi. Apabila rangsang yang mengenai reseptor tidak sesuai maka reseptor tidak akan merespon, artinya tidak akan terjadi potensial aksi yang dirambatkan pada sistem saraf karena reseptor tersebut bersifat speisifik terhadap jenir rangsangan. Berdasarkan bentuk energi rangsangnya, reseptor dapat dikelompokan menjadi, kemoreseptor, fotoreseptor, termoreseptor dan nosireseptor.
Komereseptor merupakan reseptor yang peka terhadap zat kimia tertentu. Misalnya reseptor bau, reseptor rasa, serta reseptor untuk mengetahui konsentrasi oksigen dan karbondioksida dalam darah.
Mekanosreseptor merupakan reseptor yang peka terhadap energi mekanik, misalnya reseptor gelombang bunyi, reseptor tekanan darah, reseptor gangguan otot, reseptor rabaan dan reseptor untuk tekanan.
Fotoreseptor merupakan reseptor yang peka terhadap cahaya. Termoreseptor merupakan reseptor yang peka terhadap suhu. Nosireseptor (reseptor sakit) merupakan reseptor yang peka terhadap kerusakan jaringan, seperti kerusakan akibat tertusuk, terbakar, tercubit, tergores dan sebagainya.
Reseptor yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dalam, seperti rasa nyeri, kadar oksigen atau karbondioksida dalam tubuh, dan kadar glukosa disebut interoreseptor, terdapat dibagian seluruh tubuh manusia. Interoreseptor yang membantu koordinasi dalam sikap tubuh disebut kinestetis.
Sel- sel interoreseptor misalnya terdapat pada sel otot, tendon, ligamentum, sendi, dinding saluran pencernaan dan dinding pembuluh darah. Reseptor untuk mengenali perubahan lingkungan diluar tubuh disebut eksoreseptor. Eksoreseptor di dalam tubuh kita berupa alat indra.

Baca artikel selanjutnya : Sistem Indra Manusia – Indra Penglihat

Advertisement

No comments.

Leave a Reply