Pengelompokan Sistem Saraf Pada Manusia Dan Pengelompokan Neuron Berdasarkan Struktur

Pengelompokan Sistem Saraf Pada Manusia Dan Pengelompokan Neuron Berdasarkan Struktur

Pengelompokan Sistem Saraf Pada Manusia Dan Pengelompokan Neuron Berdasarkan Struktur – Sistem Koordinasi, Semua aktivitas yang berlangsung dalam tubuh kita selalu melibatkan berbagai macam jaringan atau organ. Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, kinerja antara suatu organ dengan organ lainya harus berjalan selaras. 
Oleh karena itu, harus ada suatu sistem yang berfungsi mengatur keseimbangan kerja organ tersebut. Sistem ini disebut sistem koordinasi, yaitu sistem yang berfungsi untuk mengendalikan kerja organ tubuh supaya dapat melaksanakan fungsi tertentu dengan baik dan teratur. 
Sistem koordinasi di dalam tubuh melibatkan saraf, sistem endokrin, dan alat indra. Semua rangsangan (stimulus) dari lingkungan luar akan diterima oleh alat indra sebagai penerima rangsang (reseptor). Alat- alat indra tersebut meliputi indra pembau, perasa, pengecap, penglihatan dan pendengaran.
Rangsang yang diterima oleh setiap indra kita akan dialirkan dalam bentuk impuls melalui serabut saraf ke sistem saraf pusat. Dari saraf pusat inilah akan muncul respons. Respons dari stimulus akan dibawa menuju organ sasaran (efektor) yang berupa otot dan kelenjar di dalam tubuh.
Pengelompokan Sistem Saraf Pada Manusia Dan Pengelompokan Neuron Berdasarkan Struktur
Sistem Saraf Pada Manusia
Sel Saraf (Neuron) merupakan unit struktural dan fungsional yang paling kecil di dalam sistem saraf. Seperti yang telah kalian pelajari sebelumnya, sebuah neuron terdiri atas badan sel saraf, dendrit, akson dan terminal akson.
Seperti yang tampak pada gambar, Melalui neuron inilah impuls saraf dihantarkan, baik dari reseptor ke saraf pusat maupun dari saraf pusat ke efektor.
Di dalam tubuh terdapat bermacam – macam neuron. Neuron tersebut dapat dikelompokan berdasarkan struktur dan fungsinya.
Baca : 
Jaringan Saraf (Neuron) Badan Sel Dan Dendrit
Jaringan Saraf Akson Dan Fungsi Neuron
Pengelompokan neuron Berdasarkan Strukturnya
Berdasarkan strukturnya, neuron dibedakan menjadi neuron anaksonik, neuron unipolar, neuron bipolar dan neuron multipolar, Struktur macam neuron dapat terlihat yang tampak pada gambar.
Pengelompokan Sistem Saraf Pada Manusia Dan Pengelompokan Neuron Berdasarkan Struktur
Neuroan Anaksonik
Neuron anaksonik berukuran sangat kecil dan tidak dapat dibedakan antara akson dan dendrit. Neuron tipe ini ditemukan pada otak dan alat indra tertentu, fungsinya hingga sekarang masih belum diketahui.
Neuron Bipolar
Neuron Bipolar memiliki dua macam penjuluran sitoplasma, yaitu dendrit dengan banyak percabanganya dan satu juluran sitoplasma yang panjang disebut akson (Neurit). Neuron ini umumnya ditemukan pada indra penglihatan, indra pembau dan indra pendengaran.
Neuron Multipolar
Neuron multipolar memiliki minimal dua dendrit bahkan bisa lebih dari satu akson. Semua neuron motorik merupakan neuron multipolar. Selain itu, Neuron multipolar juga banyak ditemukan di dalam sel saraf pusat. Baik neuron multipolar maupun unipolar, keduanya mempunyai aksin yang dapat mencapai ukuran meter.

Pengelompokan Neuron berdasarkan fungsinya
Nueron dibedakan berdasarkan fungsinya menjadi neuron sensorik, neuron motorik dan neuron asosiasi (interneuron). Neuron sensorik disebut juga saraf aferen yang merupakan penghantar impuls dari reseptor menuju sistem saraf pusat.

Neuron motorik disebut juga saraf eferen, merupakan saraf yang menghantarkan perintah dari saraf pusat menuju ke efektor, yaitu otot rangka dan kelenjar. Neuron asosiasi motorik yang menghantarkan impuls menuju kelenjar disebut juga neuron sekresi.

Baca : Pengelompokan Sistem Saraf Pada Manusia Dan Pengelompokan Neuron

Neuron asosiasi adalah neuron yang menghubungkan neuron sensorik dengan neuron motorik. Neuron asosiasi terdapat di otak dan sumsum tulang belakang. Selain itu, di dalam tubuh juga terdapat neuron akselerator, yaitu neuron yang ujung aksonya berakhir pada otot jantung dan otot organ viseral (organ dalam).

Baca artikel selanjutnya: Sel Penyokong (Neuroglia) Sistem Saraf Pada Manusia

Advertisement

No comments.

Leave a Reply