Glosarium Abjad E – K (Biologi)

Glosarium Abjad E – K (Biologi)

Glosarium Abjad E – K (Biologi)
Ekspektoran : Obat pelancar dahak karena menghasilkan air liur yang lebih banyak.
Eliminasi : Pengeluaran racun dalam tubuh.
Embrio : Calon individu baru yang merupakan hasil pembuahan gamet betina oleh gamet jantan dan mengalami pertumbuhan hingga menjadi individu baru.
Empisema : Melebarnya gelembung baru, biasanya karena atrofi septum antar gelembung atau adanya udara di dalam jaringan.
Epimiseum : Selaput luar gumpalan otot yang terdiri atas atas jaringan ikat.
Epineprin : Adrenalin, hormon yang digetahkan adrenal.
Endometriosis : Keadaan patologi terdapatnya jaringan selaput lendir rahim di luar rongga uterus.
Eritoblas : Sel induk eritrosit dan masih memiliki inti.
Eritropoiesis : Pembentukan eritrosit di dalam sumsum tulang.
Eubakteria : Bakteri sejati atau modern.
Fasciculum : Berkas otot atau saraf.
Faring : Bagian hulu kerongkongan.
Flavoprotein : Sejenis protein yang bertindak sebagai enzim di dalam sel.
Fosfatase : Enzim untuk menghidrolisis senyawa yang mengandung gugus fosfat.
Fimbriae : Bagian pinggir suatu saluran atau organ, bentuknya bergerigi atau berongga, misalnya fimbriae pada infudibulum tuba fallopi atau saluran telur.
Glikoprotein : Senyawa glikogen dengan protein.
Glikosidase : Enzim yang memisahkan ikatan glikosida dari glukosa dan gula yang lain.
Gigantisme : Pertumbuhan raksasa karena kelebihan hormon somatotropin dan hipofisa.
Hematoposiesis : Pembentukan sel darah.
Hemosiderm : Sel induk daerah lekosit, eritrosi dan trombosit.
Heparin : Anti pembekuan darah yang dihasilkan oleh sel mast yang banyak terdapat dalam hati, paru – paru dan dinding arteri besar.
Hidrogami : Penyerbukan dengan bantuan air.
Histologi : Ilmu tentang susunan jaringan tubuh dan bagian benda hidup yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop.
Hormon : Zat yang dibentuk oleh kelenjar dalam jumlah kecil dan dibawa ke jaringan tubuh lainya serta mempunyai pengaruh yang khas.
Implantasi : Proses penempelan embrio pada dinding reproduksi wanita.
Impotensi : Keadaan Impoten.
Imonoglobulin : Protein globulin yang berperan sebagai antibodi.
Inisiasi : Mengawali suatu proses atau reaksi.
Inspirasi : Menghela napas.
Insulin : Hormon yang digetahkan oleh sel beta pulau langerhans pada pankreas.
Interneuron : Neuron Penghubung.
Invaginasi : Salah satu proses gratulasi dengan cara melekuk dan melipat suatu lapisan ke dalam.
In vitro : Di luar tubuh makhluk hidup.
Kalsifikasi : Pengerasan tulang karena adanya garam kapur.
Kalsitonin : Hormon yang digetahkan tiroid untuk menurunkan konsentrasi Ca darah yang terlalu tinggi.
Kardiovaskuler : Jantung dan pembuluh darah
Kemoreseptor : Indra bau dan Indra kecap yang peka terhadap rangsangan kimia.
Kinestetis : Indra menetapkan gerakan dan posisi tubuh.
Korakoid : Hormon steroid yang disekresi oleh korteks kelenjar ginjal.
Kornea : Bagian depan selaput bola mata transparan yang menutupi iris dan pupil.
Koroid : Lapisan pembentuk bola mata yang terletak di antara sklera dan retina.
Kriptodisme : Kelainan reproduksi berupa kegagalan penurunan (desens) testis ke skrotum. 

Advertisement

No comments.

Leave a Reply